Slide Show

  • Ketika tampil di Kampus 3 UIN Walisongo
  • Anggota JQH setelah selesainya kegiatan Gebyar Festifal Islami 2014
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Keluarga JQH ketika muncak di Gunung Ungaran
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Kegiatan pengenalan calon anggota baru sebelum mengikuti OPTIKA
  • Divisi Arab saat belajar bersama di wisata alam Semarang
  • Setelah melakukan latihan rutin Divisi dan setelah menyelesaikan kegiatan di PRPP Semarang
  • Anggota JQH di UINSIQ Wonosobo tahun 2016
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

KETUA JQH


PAK AMIRUDIN NUR SHOLEH
(Magelang)
KETUA JQH EL FASYA 1993/1994


Masa rintisan awal berdirinya JQH sebagai UKM dibawah SMF Syari'ah 1993 yaitu sebagai jawaban alternatif atas pertanyaan oleh sebagian kalangan di lingkungan kampus IAIN Walisongo.

Pada saat itu, selain rutinitas sholat jama'ah, kegiatan Masjid Kampus 3 relatif sepi. Di sisi lain melihat potensi Mahasiswa Fakultas Syariah khususnya dan IAIN umumnya, yang sebagian diantaranya berbasic pesantren dan punya potensi di bidang Al-Qur'an, baik tartil, tilawah, tahfidz dan seni musik Islami yang juga belum tersalurkan dengan baik, maka SMF Syari'ah 1993 menfasilitasi dengan membuat wadah bernama JQH.

Nama ini memang tidak terlepas dari inspirasi teman-teman saat itu, yang sebelumnya telah aktif di JQH Pesantren (khususnya Pon Pes dimana Alfaqir pernah ta'allum yaitu di PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH. Wahab Hasbullah), JQH NU, dan  JQH Al-Mizan IAIN Jogja.

Pada masa awal, dibentuk kepengurusan dengan dilengkapi empat Divisi, yaitu : Diklat/Dikder, Tilawah, Tahfidz, dan Sholawat. Yang kegiatnnya berpusat di UKM dan Masjid Kampus 3.

Lebih dari itu, kegiatan yang pernah berjalan antara lain: program pelatihan tilawah, tahfidz (semaan rutin), grup parade sholawat (beberapa kali tampil saat prosesi Dies Natalis), rebana klasik, rebana/qasidah modern putri (kerjasama dengan Nasida Ria, beberapa kali undangan tampil di masyarakat).

Prestasi tertinggi yang pernah diraih JQH saat itu adalah Juara 1 MTQ Mahasiswa tingkat Provinsi Jateng.

-----------------------------------------

PAK LUTHFI SAMRONI
(SEMARANG)
KETUA JQH EL FASYA 1994/1995

-----------------------------------------

PAK AHMAD ZULFA
(Purwodadi)
KETUA JQH EL FASYA 1995/1996

-----------------------------------------

PAK AZIZ MUSLIM
(Tegal)
KETUA JQH EL FASYA 1996/1997

-----------------------------------------

PAK IMAM KHUWAILI
(Pemalang)
KETUA JQH EL FASYA 1997/1999

Secara de facto kegiatan kaderisasi JQH pada waktu ini sempat vakum, karena dampak dari Revormasi. Tetapi kegiatan Divisi masih berjalan, dangan tampilnya grup shalawat rebana JQH pada acara Wisuda Fakultas kala itu.
-----------------------------------------

PAK SHOLEH
(.................)
KETUA JQH EL FASYA 1999/2000

-----------------------------------------


PAK IMRON
(..................)
KETUA JQH EL FASYA 2000/2001

-----------------------------------------


PAK ADI SISWANTO
(Pedurungan)
KETUA JQH EL FASYA 2001/2002

-----------------------------------------


PAK DAYAT
(Pati)
KETUA JQH EL FASYA 2002/2003

-----------------------------------------


PAK ZAENAL ALIMIN
(BATANG)
KETUA JQH EL FASYA 200./200.

-----------------------------------------


MAS SODIKIN
(Jepara)
KETUA JQH EL FASYA 2003/2004

-----------------------------------------


MAS ADIB
(Genuk)
KETUA JQH EL FASYA 2004/2005


-----------------------------------------

MAS MUHAMMAD QOSIM
(Tlogosari)
KETUA JQH EL FASYA 2005/2006

Sejarahe jqh jamanku mulai ada kajian kaligrafi, batsul kutub dan tafsir, Pertama kali mengadakan festival rebana/lomba dengan peserta yang menyedihkan, yaitu Kategori Rebana 3 group, Tilawah hanya 6 orang (3 putra, 3 putri), Maklum namanya juga pertama kali.

Nikmati proses, jangan sepelekan hal kecil, karna kebiasaan nyepelekan hal kecil akan mengakibatkan kebiasaan nyepelekan hal besar.

Sekarang dah sangat maju sih dana rak kangelan utang, kontrakan yo manteb, bocahe yo akeh, pinter2." Beliaupun menyarankan "hargailah segala hal, maka suatu saat kau akan dihargai adik adikmu. Hukum karma pasti berlaku.


-----------------------------------------

MBA LELI
(Pekalongan)
KETUA JQH EL FASYA 2006/2007

-----------------------------------------

MAS MUNIF
(Demak)
KETUA JQH EL FASYA 2007/2009


 Karena dampak dari pemilihan dekan kala itu,  kepengurusan tahun ini menjadi satu periode lebih lama.

-----------------------------------------

MAS SOFIL
(Kendal)
KETUA JQH EL FASYA 2009/2010

-----------------------------------------


MAS FAUZAN
(Pedurungan)
KETUA JQH EL FASYA 2010/2011

-----------------------------------------


MAS MUNIR
(Pati)
KETUA JQH EL FASYA 2010/2011

-----------------------------------------

MAS ANWAR
(Demak)
KETUA JQH EL FASYA 2012/2013

Jam’iyyatuna jam’iyyatul qurra’i, Jam’iyyatuna jam’iyyatul huffazhi, Li tarbiyyati abna’iz zamani, ‘An zhulmati jahlil insani, Li thalabi ridlar rahmani.

Inilah organisasi/jam'iyyah saya, Jam'iyyatul Qurra' wal Huffadz. Disini terdapat tujuan didalam diri JQH, yaitu Mendidik anak-anak zaman sekarang. Bagaimana cara kita mendidik anak-anak orang lain, sedangkan kita belum memperbaiki akhlak kita sendiri. Perhatikanlah akhlaq !

Dari kegelapan dan kebodohan manusia. Agar kita tidak buta terhadap Qur'an dan Kitab, jika anak kita buta terhadap Qur'an dan Kitab, maka secara otomatis kita terkena tanggung jawab dimana kita telah mengikrarkannya dalam bentuk Mars JQH.

Untuk mencapai ridho dan rahmat. Jangan karena urusan pribadi, warga JQH menelantarkan JQH.

Akhirnya wahdina fi sabilil qowim, semoga Allah menunjukkan kita jalan yang benar.

-----------------------------------------

MAS ROIS
(Genuk)
KETUA JQH EL FASYA 2013/2014


-----------------------------------------

MUHAMMAD SYUKRON MAKMUN
(Kudus)
KETUA JQH EL FASYA 2014/2015
MAHFUDZ IRFAN FIRDAUSI
(Semarang)
KETUA JQH EL FEBI'S 2014/2015

-----------------------------------------

EHSAN HIDAYAT
(Pekalongan)
KETUA JQH EL FASYA 2015/2016
INSYIFA'ATUL UDMA
(Tegal)
KETUA JQH EL FEBI'S 2004/2005

-----------------------------------------

KHAERON NADHIFAN
(Pekalongan)
KETUA JQH EL FASYA 2016/2017
THOMY HILMI AZIZY
(Lamogan)
KETUA JQH EL FEBI'S 2016/2017

JQH itu ibarat suatu pemerintahan, ada yang memimpin, ada yang dipimpin. Simpel saja, yang dipimpin manut sama yang memimpin (dalam koridor kebenaran) dan sebaliknya yang memimpin juga harus paling tidak bisa menerima aspirasi anggota dan tidak seenaknya dalam memimpin.

Lebih dari itu, sebagai kunci suksesnya suatu pemerintahan (organisasi) adalah salah satunya dengan musyawaroh. Jadi budayakanlah itu, supaya satu sama lain bisa kompak. Musyawaroh ya rapat, ngopi, dan sebagainya.

Pada masa saya untuk hidup maupun menghidupi JQH sudah enak pastinya berkat Alumni dan senior yang dulu susah payah untuk JQH ini. Sudah ada semua, pokoknya tinggal enake tok lah.

Karena itu, tantangan terbesar kita adalah bagaimana ngrumat (menjaga) peninggalan itu. Bukan cuma barang-barang yang ada lho ya, tapi juga ngrumat semagat juang mereka, itu yang harus kita jaga.

Salah satu  kegiatan besar saat itu yaitu UIN Walisongo Mengaji bersama Habib Anis, Yai Budi Harjono, Yai Ilyas, dengan acara pelengkap yang tak kalah besar juga. Salah satunya ngaji 1000 Juz. Selain itu, masih banyak kegiatan yang diadakan, PASI, Muhadhoroh. Kepengurusan ini juga yang pertama kali mengagendakan Workshop Kaligrafi yang bekerja sama dengan PSKQ Kudus.

Sedulur seperjuanagan :Nadhif, Tomy, Tony, Haidar, Iyen, Dhawi, Qiqi, Ruri, ALfi, Hasan, Zulia, Teguh, Azizah, Auzi'ni, Umam, Linda, Anas, Isro', Labib

-----------------------------------------

FAHUN CHALIM
(Pemalang)
KETUA JQH EL FASYA 2017/2018 
MITHA NOPITASARI
(Karawang)
KETUA JQH EL FEBI'S 2017/2018

Saya adalah aktivis kampus, banyak organisasi intra maupun ekstra kampus yang saya ikuti. Karena itu saya bisa sedikit membedakan JQH dengan yang lain. Rasa kekeluargaan di JQH sangatlah erat, itu salah satu perbedaannya.

Tak pandang bulu, baik senior, demisioner, pengurus, maupun anggota, jika ada suatu kegiatan semua pasti membantu.

Saya sangat bangga dulu bisa terjun di JQH sebagai pengurus. Mungkin sebagian orang bermenset bahwa menjadi seorang pengurus itu sangat berat dan menjadi beban, karena harus ngurusi kader yang begitu banyak, harus mempertahankan kekeluargaan, harus ini, harus itulah. Tapi yang saya rasakan bukan beban, melainkan pengalaman yang tak bisa didapat dari yang lain. Intinya harus di kerjakan dengan ikhlas, bener, sabar,dan tetap tersenyum.

Banyak kegiatan yang dijalankan di kepengurusan ini, Muhadhoroh, PASI, Workshop Kaligrafi, GFI dengan berbagai macam acara pelengkapnya, salah satunya yaitu acara Seminar Yanbu’a dimana jumlah peserta tak disangka-sangat sangat banyak. Dan masih banyak kegiatan yang lain.

Prestasi sebagai Juara I Kaligrafi Mushaf Nasional oleh Hasab Bisri di Jogja merupakan salah satu momen istimewa saat itu.

Sedulur seperjuangan : Fathun, Mita, Azizy, Ifiana, Auly, Leli, Hasna, Diyah, Aniq, Ory, Masudah, Echa, Badrul,  Yandi, Naela, Fifi, Adit, Teri, Pipit, Teri, Suko, Turmuzi, Udin, Wilda, Salim, Fathan, Cahyo, Shofi, Yoyoy,

Posting Komentar

0 Komentar