Slide Show

  • Bersama Cak Fandy Irawan Sukarol Munsyid
  • Talkshow Lebih Dekan dengan JQH
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Kunjungan UKM JQH El-Mafa IPMAFA Pati
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Pengurus 2020
  • Pemilihan Ketua periode 2020
  • Musabaqah Tilawatil Qur'an Virtual Tingkat Nasional
  • Musabaqah Hifdzil Qur'an Virtual Tingkat Nasional
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Mita Anggota Divisi Bahasa Arab JQH eL Fasya eL Febi's Raih Juara 1 Lomba Da'i/Da'iyah Tingkat Nasional

 

Foto ucapan atas raihan Juara I lomba Da'i/Da'iyah oleh Anggota Divisi Bahasa Arab JQH eL Fasya eL Febi's. 

Miftahul Jannah atau yang lebih akrab disapa Mita, mahasiswi Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang yang juga anggota Divisi Bahasa Arab UKM JQH eL Fasya eL Febi's berhasil meraih Juara I lomba Da’i/Da'iyah Tingkat Nasional pada Nasional Education Festival 2021 yang dihelat secara virtual, Minggu (11/7). 

Dengan mengangkat tema Pendidikan Karakter, dia mengatakan menyiapkan lomba secara matang, mulai dari mencari tema, materi yang menarik untuk ditampilkan, hingga latihan yang dilakukan secara berulang-ulang.

"Terkait persiapan lomba jadi yang pertama saya lakukan mencari tema, sedangkan materi itu kita mencari sendiri. Sebisa mungkin materi yang akan dipakai itu jangan monoton, harus bisa semenarik mungkin. Caranya bisa kita selipkan sebuah pantun, lagu, dan lain-lain”, ujarnya.

Selain itu, dia juga menambahkan untuk mencari materi dari berbagai referensi agar ceramah yang dibawa menjadi menarik.

“Supaya materi yang kita tampilkan itu menarik, kita harus pintar mencari referensi baik. Mulai dari YouTube, Internet, buku, kitab atau bahkan pengalaman sendiri. Jadi, dengan komplikasi yang menarik itu akan menjadikan penilain tersendiri nantinya", tambahnya.

Perlu diketahui bahwa latihan yang dia lakukan tidak hanya sekali dua kali, akan tetapi berulang-ulang agar ingat dan lancar juga benar-benar paham materi dari berbagai arah. Inilah hal unik darinya.

“Persiapan lombaku tidak hanya sekali dua kali akan tetapi diulang berkali-kali. Jadi, kalau misalnya sudah benar-benar paham saya melatihnya tidak hanya satu arah, namun berbagai arah. Misalnya dari arah timur, nanti kalau sudah selesai sampai penutup saya ulangi lagi dari arah selatan, barat dan utara. Seperti itu mestinya harus berkali-kali dan materi itupun jangan dihafal. Memang ada beberapa titik poin yang dihafal, tapi ada poin-poin yang memang harus kita pahami dan kita harus tau garis besarnya itu letaknya dimana dan itu bisa membantu kita untuk menampilkan yang terbaik dan menarik" ujarnya.

Sebelumnya dia juga pernah mengikuti berbagai lomba, dan yang paling sering lomba ceramah atau Da'i. Dia mengatakan ada suatu hal yang paling membanggakan sebelum ini selama dia mengikuti lomba Da'i, yakni juga mendapat Juara 1 tingkat nasional yang mana saingannya tidak hanya mahasiswa Indonesia saja, akan tetapi juga dari luar negeri.

"Ada satu lomba dimana menurut saya yang paling membanggakan sebelum ini, yakni ketika saya mengikuti lomba Da'i tingkat nasional tetapi pesertanya itu hampir 200 dan disitu tidak hanya dari Indonesia saja, ada yang dari Pakistan, ada yang dari Mesir juga, mereka orang Indonesia yang kuliah diluar negeri dan mengikuti lomba tersebut. Dan Alhamdulillah saya bisa mendapatkan Juara 1, itu sih yang menurut saya sangat membanggakan dari perjuangan saya sebelum ini." pungkasnya.


(Hana)

 

Posting Komentar

0 Komentar