Slide Show

  • Ketika tampil di Kampus 3 UIN Walisongo
  • Anggota JQH setelah selesainya kegiatan Gebyar Festifal Islami 2014
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Keluarga JQH ketika muncak di Gunung Ungaran
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Kegiatan pengenalan calon anggota baru sebelum mengikuti OPTIKA
  • Divisi Arab saat belajar bersama di wisata alam Semarang
  • Setelah melakukan latihan rutin Divisi dan setelah menyelesaikan kegiatan di PRPP Semarang
  • Anggota JQH di UINSIQ Wonosobo tahun 2016
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Puncak GFI, Cak Fandy Ajak Tetap Berada di Jalur Bahagia

 

Suasana Maulid Nabi bersama Cak Fandy 

Malam puncak acara Gebyar Festival Islami (GFI) telah diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam'iyyatul Qurra' wal Huffadz (JQH) eL-Fasya eL-Febi's pada Senin malam (21/12/2020) di Masjid Al-Ijtihad Bringin Asri Ngaliyan Semarang dengan ditayangkangkan langsung melalui live streaming. Acara tersebut sebagai puncak dari GFI untuk pengumuman hasil pemenang lomba dan pemberian hadiah setelah sepekan sebelumnya berbagai perlombaan Islami diadakan.

Bertemakan “Syiar Islami untuk Indonesia Kuat” diharapkan mampu meminimalisir Covid-19 dari aspek kerohanian.

“Tema ini memang sengaja dipilih, mengingat selain dari aspek kesehatan, ada sisi kerohanian yang mampu meminimalisir wabah Covid-19. Di dalam ayat-ayat Alquran dan Maulid Simtut Duror kan juga terselip doa yang mana bisa jadi obat,” ungkap Ahmad Arif selaku ketua panitia GFI.

Ketua Umum JQH, Iqbal Rasyid mengharapkan agar semua peserta yang mengikuti lomba GFI bisa menerima setiap keputusan juri, karena setiap peserta dinilai berdasarkan hasil kemampuannya masing-masing.

Ia mengucapkan selamat kepada semua pemenang lomba GFI, "Saya ucapkan selamat untuk para pemenang, karena itu merupakan buah yang anda petik dari hasil yang kalian tanam sendiri. Yang belum bisa juara saya harap jangan putus asa dan teruslah berlatih sesuai bakat yang anda miliki,” ujarnya dalam sambutan.

Kehadiran Muhammad Fandy Irawan atau yang kerap disapa Cak Fandy dalam malam puncak GFI itu, menjadikan suasana di masjid semakin khusyuk. Pasalnya, santri yang juga menulis buku Memeluk Cahaya itu selalu melantunkan sholawat maulid dengan suaranya yang indah. Diiringi grup rebana JQH eL-Fasya eL-Febi’s, ia mengajak semua hadirin tetap di jalur bahagia bersana Rasulullah SAW.

(Najih)

Posting Komentar

0 Komentar