Slide Show

  • Ketika tampil di Kampus 3 UIN Walisongo
  • Anggota JQH setelah selesainya kegiatan Gebyar Festifal Islami 2014
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Keluarga JQH ketika muncak di Gunung Ungaran
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Kegiatan pengenalan calon anggota baru sebelum mengikuti OPTIKA
  • Divisi Arab saat belajar bersama di wisata alam Semarang
  • Setelah melakukan latihan rutin Divisi dan setelah menyelesaikan kegiatan di PRPP Semarang
  • Anggota JQH di UINSIQ Wonosobo tahun 2016
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Perwakilan UKM JQH eL-Fasya eL-Febi’s Sabet Juara 1 Syi’ir Aroby se-JATENG DIY


 Etna, saat proses pembuatan video

Etna Iyana Miskiyyah, anggota divisi Bahasa Arab 2017 berhasil meraih juara Syi’ir Aroby (puisi bahasa Arab) dalam kompetisi Pekan Seni Bahasa Arab  (PSBA) se-JATENG DIY yang diadakan oleh UKM ITTAQO IAIN Salatiga. Minggu (11/10/2020).

Produk dalam kompetisi ini adalah video dengan tiga tema yaitu cinta, kesehatan dan kebangsaan. Peserta hanya diperbolehkan memilih satu tema. Tema tentang cinta menjadi pilihan etna dalam videonya.

“Kita disuruh buat video. Di dalam juknisnya ada tiga tema, terus disuruh milih salah satu. Dan aku milih tema yang tentang cinta hehe,” ujar etna ketika diwawancarai melalui aplikasi berbalas pesan.

Etna mengaku konsep video ini ia rancang satu hari sebelum perlombaan ditutup. Dibantu dua orang rekannya, etna pun berhasil merampungkan video tersebut.

“Video dibuat sekali tag. Buatnya juga H-1 tinggal menghitung jam. Konsepnya juga super dadakan. Aku dibantu si rouf dan si ubaid buat pasang-pasang properti yang ala kadarnya sama ambil videonya,” terangnya.

Meski demikian, perempuan kelahiran Demak ini akhirnya berhasil meraih juara satu. Ia berharap, sebelum lulus kuliah ia bisa memberikan prestasi yang lebih baik lagi untuk JQH.

“Pokoknya sebelum saya lulus saya mau nyumbang satu prestasi yang lebih baik lagi buat JQH. Minimal 1 kalau lebih ya Alhamdulillah. Cuma kan gantian biar adek-adek juga bisa merasakan,” harapnya.

Etna juga memberi semangat bagi adek tingkatnya yang ingin melanjutkan bakat sepertinya. Ia juga menyarankan agar mencari potensi yang dimiliki diri masing-masing.

“Jangan pernah patah semangat. Terus belajar, berusaha dan berdoa. Dulu saya juga nggak nyangka kalau saya bisa puisi bahasa Arab, Cuma coba-coba gitu. Semenajk itu saya tau potensi saya. Makanya saya latih terus. Karena dari situ orang mengenal saya. Bukan namanya tapi bakatnya. Saya dapat motivasi ini dari mas Hasan. Kalo mas Hasan terkenal dengan prestasi kaligrafinya, saya bisa dikenal dengan puisi bahasa Arab ini,” pungkasnya.

(Eva)

Posting Komentar

0 Komentar