Slide Show

  • Ketika tampil di Kampus 3 UIN Walisongo
  • Anggota JQH setelah selesainya kegiatan Gebyar Festifal Islami 2014
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Keluarga JQH ketika muncak di Gunung Ungaran
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Kegiatan pengenalan calon anggota baru sebelum mengikuti OPTIKA
  • Divisi Arab saat belajar bersama di wisata alam Semarang
  • Setelah melakukan latihan rutin Divisi dan setelah menyelesaikan kegiatan di PRPP Semarang
  • Anggota JQH di UINSIQ Wonosobo tahun 2016
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Lebih Dekat dengan JQH, Calon Anggota Baru Ramaikan OPTIKA Virtual

Orientasi Pengenalan Tilawah dan Kajian Al-Qur`an (OPTIKA) UKM JQH eL-Fasya eL-Febi’s dikemas dalam petemuan virtual melalui Zoom Online Meeting. Disuguhkan untuk 86 anggota baru UKM JQH eL-Fasya eL-Febi’s, OPTIKA tahun ini mengusung tema Bersatu dalam Cita Bersama Kita Berkarya. Acara yang digelar selama tiga hari ini mendatangkan dua narasumber di hari pertama yaitu H. Amirudin Nur Sholeh dan Ahmad Adib Nawawi. Jum’at, (2/10/2020).

“Kami merintis JQH tentu ada dasar dan sumber inspiratifnya. Sumber inspiratif yang pertama yaitu dalam QS. Al-Isra’ ayat 9 dan hadis khairukum man ta’allamal qur’an wa ‘allamahu. Saya melihat cukup banyak lulusan pesantren yang menjadi mahasiswa di Fakultas Syariah, mereka mempunyai basic Ulumul Qur’an yang baik. Dari situlah ada keinginan untuk membuat sebuah lembaga/ organisasi yang berfungsi sebagai media bagi para mahasiswa yang mempunyai bakat minat dan potensi di bidang tilawah, tahfidz qur`an dan pengembangannya,” jelas pendiri JQH 1994 yang kerap disapa Pak Sholeh.

Dalam materinya ia juga mengenalkan tokoh akademisi yang andil dalam kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan JQH melalui slide foto.

Adapun Ahmad Adib Nawawi, ketua JQH 2003 sekaligus pengasuh Rumah Tilawah Al-Husaini mengapresiasi eksistensi JQH yang masih terjaga sampai sekarang.

“Para senior sangat bangga dengan eksistensi JQH yang sampai sekarang masih terjaga. Dan kami mengapresiasi itu,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Adib menerangkan bahwa banyak mahasiswa dari luar Fakultas Syariah yang minat bergabung dengan UKM JQH walaupun di setiap fakultas sudah ada UKM Islami.

“Dulu itu banyak mahasiawa dari berbagai fakultas yang minat gabung di JQH. Padahal di fakultasnya sendiri sudah ada UKM Islami. Tapi mereka tetap tertariknya ke JQH,” pungkasnya.

(Eva)

Posting Komentar

0 Komentar