Slide Show

  • Ketika tampil di Kampus 3 UIN Walisongo
  • Anggota JQH setelah selesainya kegiatan Gebyar Festifal Islami 2014
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Keluarga JQH ketika muncak di Gunung Ungaran
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Kegiatan pengenalan calon anggota baru sebelum mengikuti OPTIKA
  • Divisi Arab saat belajar bersama di wisata alam Semarang
  • Setelah melakukan latihan rutin Divisi dan setelah menyelesaikan kegiatan di PRPP Semarang
  • Anggota JQH di UINSIQ Wonosobo tahun 2016
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Sempat Merasa Malas, Dewi Masyitoh Tak Sangka Jadi Wisudawan Terbaik HES

Dewi bersama Kajur dan Sekjur HES 

Predikat Wisudawan terbaik Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) menjadi penutup manis perjuangan Siti Dewi Masyitoh dalam menyelesaikan studi S1 di UIN Walisongo Semarang.  Anggota Divisi Bahasa Arab 2016 ini meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude yaitu 3,74. Hal ini di sampaikan dalam pelepasan wisuda fakultas Rabu, 5/8/2020.

Dewi mengerjakan skripsi dengan penuh perjuangan melawan kemalasan. Ia mengaku  sempat bermalas-malasan selama dua bulan yang menyebabkan skripsinya tertunda.

“Ngerjain skripsi tu rintangannya males. Pernah nggak ngerjain hampir dua bulan,” tuturnya pada percakapan via whatsapp, Kamis, 6/8/2020.

Namun, wanita asal Pati ini berhasil menepis rasa malasnya dengan mengenang jasa kedua orang tua yang telah membiayainya sekolah dari kecil.

“Kalau aku sendiri mikirnya lebih inget ke orang tua. Orang tua yang sudah bersusah payah membiayai sekolah dari kecil. Setidaknya kita jangan berkelanjutan leha-lehanya. Nah apalagi kemarin itu musim pandemi. Sebisa mungkin harus menunjukkan kalau kita bisa lulus tepat waktu di semester delapan. Itu motivasiku,” terangnya.

Awalnya Dewi tidak menyangka menjadi wisudawan terbaik jurusan HES karena ia mengira masih ada wisudawan yang lebih segalanya darinya.

“Tidak menyangka bisa mendapatkan predikat the best of prodi Hukum Ekonomi Syariah. Apalagi banyak wisudawan yang lebih dari saya”.

Dia mengatakan raihan predikat ini harus dapat membawanya menjadi lebih baik lagi.

“Adanya predikat tersebut harus bisa membawa saya lebih baik lagi, tentunya juga bisa mengamalkan ilmu saya selama kuliah,” imbuhnya.

Penghuni Pondok Pesantren Bina Insani Ngaliyan ini berpesan kepada seluruh keluarga JQH eL-Fasya eL-Febi’s agar tetap semangat seperti jargonnya dalam menyelesaikan studinnya.

“Buat anak-anak JQH yang masih berjuang menyelesaikan mata kuliah atau pun tugas akhir harus semangat. Kendala pembelajaran daring jangan jadikan alasan untuk berhenti di titik ini. Kejarlah impiankalian setinggi mungkin. Banggakan orang tua kalian,” pesannya.

(Eva)

Posting Komentar

0 Komentar