Slide Show

  • Bersama Cak Fandy Irawan Sukarol Munsyid
  • Talkshow Lebih Dekan dengan JQH
  • Bersama Kyai Bisri Musthofa pada acara Semarak Miladiyyah UKM JQH tahun 2013
  • Kunjungan UKM JQH El-Mafa IPMAFA Pati
  • Dalam acara UIN Walisongo Mengaji, Semarak Miladiyyah JQH eL-Fasya ke-23 2017
  • Pengurus 2020
  • Pemilihan Ketua periode 2020
  • Musabaqah Tilawatil Qur'an Virtual Tingkat Nasional
  • Musabaqah Hifdzil Qur'an Virtual Tingkat Nasional
  • Bertepatan dengan PHBI Bulan Maulid 2017
  • Bersama Habib Rizal Semarang
  • Tampil di acara FEBI FAIR 2018
  • Tampil Mengisi Penutupan Acara FSI HIQMA UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta2018
  • Penampilan Salah Satu Peserta Lomba Rebana dalam Acara GFI JQH
  • Bersama Gus Mus Dari Rembang
  • Di Taman Miniatur Surga Bandungan

Iqbal Rasyid: Jargon Kita Salam Semangat Bukan Salam Sambat






Penyerahan tumpeng kepada Wakil Dekan III FSH




Ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam’iyyah Qurra’ Wal Huffadz (JQH) eL-Fasya eL-Febi’s, M. Iqbal Rasyid Dwi Saputra beserta jajaran pengurus periode 2020 telah dilantik pagi tadi di Kantor Kelurahan Gondoriyo Ngaliyan Semarang. (Minggu, 9/2/2020).

Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam ini menghimbau kepada jajaran pengurus baru agar bisa lebih semangat dan tidak hanya mengeluh selama menjalankan tugasnya.

“Kalau dulu saat kita menjadi kader kita disayang oleh kakak-kakak tingkat, maka sekarang bukan saatnya kita manja-manjaan seperti itu lagi. Kita harus berjuang bersama-sama dalam mengemban amanah ini untuk menjadikan JQH bisa menjadi lebih maju,” ujar pria yang akrab dipanggil Aldi itu.

Dia mengatakan bahwa kalau tahun kemarin yang aktif hanya beberapa devisi saja, maka pada periode ini semua divisi harus aktif.

Jika tahun kemarin yang yang bisa menjuarai perlombaan hanya divisi rebana dan bahtsul kutub, maka pada era kepengurusan ini, entah bagaimana caranya kami akan berusaha agar semua divisi aktif, seluruh divisi wajib mempunyai juara paling tidak dua atau tiga kali,tegasnya.

Pria asal Gresik ini merasa bahwa selama ini kekeluargaan dalam intra JQH sendiri kurang, oleh karena itu ia juga ingin membangun agar kekeluargaan dalam JQH itu lebih dikedepankan.

Saya merasa yang tahu suatu masalah di JQH hanya orang-orang itu saja, namun pada kepengurusan ini kami ingin agar semua pengurus saling terbuka dan tahu setiap permasalahan yang dihadapi. Ibarat susah ya susah-susah bareng, kalau senang ya senang-senang bareng,” katanya saat diwawancarai salah satu anggota humas JQH.

Dia juga berharap para pengurus jangan lesu dan sekedar hanya mengeluh, namun harus semangat dan tulus dalam mengemban amanahnya.

Kita jangan hanya sambat, karena salam kita bukan salam sambat, tetapi salam semangat,” Tandasnya di akhir sambutan.


(Najih)

Posting Komentar

0 Komentar